News Mamasa – Bupati Toraja Utara menegaskan bahwa kepala lembang (setara kepala desa) memiliki peran yang sangat strategis dalam mendorong pembangunan daerah. Hal ini disampaikan dalam pertemuan bersama seluruh kepala lembang se-Toraja Utara pada awal Oktober 2025.

Menurut Bupati, pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada kebijakan kabupaten, tetapi harus dimulai dari tingkat pemerintahan terendah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Baca Juga : 5 Minuman Sehat Pengganti Kopi, Ada Matcha dan Cuka Apel
Fokus pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Desa
Dalam arahannya, Bupati menekankan agar kepala lembang meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama terkait program kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.
“Keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh sejauh mana kepala lembang mampu mengelola potensi desa, memberdayakan masyarakat, serta memastikan program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan dana desa yang transparan dan akuntabel sebagai kunci pembangunan berkelanjutan.
Kolaborasi Antar-Lembang dan Pemerintah Daerah
Bupati menambahkan bahwa sinergi antara lembang dengan pemerintah daerah akan memperkuat pencapaian visi pembangunan Toraja Utara. Kolaborasi ini meliputi perencanaan pembangunan, pengawasan penggunaan anggaran, hingga pelaksanaan program prioritas.
“Jika kepala lembang bekerja dengan integritas dan inovasi, maka pembangunan di Toraja Utara akan lebih cepat dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Pemberdayaan Masyarakat dan Potensi Lokal
Selain itu, Bupati juga mengingatkan kepala lembang untuk terus menggali potensi lokal, seperti pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Menurutnya, potensi tersebut dapat menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat jika dikelola dengan baik.
Ia mencontohkan pengembangan sektor pariwisata adat dan budaya yang bisa dikelola langsung oleh masyarakat desa dengan dukungan pemerintah daerah.
Tantangan Kepala Lembang ke Depan
Meski demikian, Bupati tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi kepala lembang, seperti keterbatasan anggaran, infrastruktur yang belum merata, dan kualitas SDM aparatur yang perlu ditingkatkan.
Untuk itu, pemerintah kabupaten berkomitmen memberikan pendampingan, pelatihan, dan penguatan kapasitas kepada aparatur lembang agar lebih siap menghadapi tantangan tersebut.
Kesimpulan
Penegasan Bupati Toraja Utara mengenai peran strategis kepala lembang menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah dimulai dari desa. Dengan pengelolaan dana desa yang transparan, pelayanan publik yang maksimal, serta pemberdayaan potensi lokal, kepala lembang diharapkan mampu menjadi motor pembangunan yang berkelanjutan bagi Toraja Utara.










