, ,

Birokrasi Mamasa Makin Solid, Junda Apresiasi Program Retreat Pemkab

by -534 Views
RETREAT - Sekprov Sulbar Junda Maulana menjadi pemateri pada kegitan retreat pejabat Pemkab Mamasa, Jumat (21/11/2025).
cek disini

News Mamasa – Pemerintah Kabupaten Mamasa kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas birokrasi melalui gelaran Retreat Pemkab Mamasa 2025. Kegiatan refleksi sekaligus konsolidasi internal ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk tokoh muda Mamasa, Junda, yang menilai langkah tersebut sebagai upaya serius mendorong pemerintahan yang solid, responsif, dan berorientasi pelayanan publik.

Apresiasi Retreat Pemkab Mamasa, Junda Dorong Birokrasi Yang Kompak dan  Kolaboratif
Birokrasi Mamasa Makin Solid, Junda Apresiasi Program Retreat Pemkab

Retreat Jadi Ruang Evaluasi dan Penyegaran Birokrasi

Retreat yang digelar di salah satu kawasan wisata Mamasa ini menghadirkan seluruh pimpinan OPD hingga jajaran eselon untuk melakukan evaluasi kinerja serta merumuskan strategi menghadapi tantangan pembangunan tahun depan. Kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang menyatukan visi, memperkuat komunikasi, dan membangun suasana kerja yang lebih harmonis.

Baca Juga : Raih Predikat “Informatif” di KI Award 2025, Bapperida Sulbar Buktikan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Menurut panitia penyelenggara, retreat bukan hanya tentang evaluasi teknis, tetapi juga pembentukan karakter aparatur agar lebih adaptif dan mampu mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat.


Junda: Birokrasi Kompak adalah Kunci Pelayanan yang Maju

Tokoh muda Mamasa, Junda, memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Mamasa yang dinilainya progresif. Ia menyebut bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menciptakan pemerintahan yang sehat dan berkinerja tinggi.

“Saya melihat retreat ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah momentum penyatuan langkah, terutama agar birokrasi kita bekerja lebih kompak dan kolaboratif dalam melayani masyarakat,” ujar Junda.

Ia menambahkan bahwa birokrasi yang solid akan mampu menghadapi berbagai tantangan, baik dalam pengelolaan anggaran, pelayanan publik, hingga pembangunan daerah.


Kolaborasi Antar-OPD Jadi Fokus Pembahasan

Salah satu poin penting dalam retreat adalah penguatan sinergi lintas OPD. Pemerintah Kabupaten Mamasa menekankan bahwa program pembangunan tidak boleh lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus terintegrasi dan saling mendukung.

Sekretaris Daerah Mamasa menyebut bahwa kolaborasi adalah kunci percepatan pembangunan. “Jika OPD bekerja dalam satu frekuensi, maka hasilnya akan lebih maksimal. Tahun 2025, kami mendorong setiap program memiliki koneksi dan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.


Dorongan Perbaikan Pelayanan Publik

Dalam kesempatan itu, Junda juga menekankan pentingnya birokrasi Mamasa untuk terus berinovasi dan membuka ruang partisipasi masyarakat. Ia berharap agar hasil retreat tidak berhenti pada konsep, tetapi diterjemahkan menjadi kerja nyata.

“Kita ingin melihat perubahan yang lebih terasa, terutama dalam pelayanan administrasi, kesehatan, pendidikan, dan pembangunan desa. Birokrasi yang kompak akan memberi hasil nyata bagi masyarakat Mamasa,” tegasnya.


Retreat Pemkab Mamasa tahun ini pun disambut positif oleh peserta. Banyak yang menilai kegiatan tersebut berhasil mempererat hubungan antar-pimpinan OPD sekaligus memberikan penyegaran motivasi. Pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti semua rekomendasi yang dihasilkan, demi mewujudkan birokrasi yang semakin kuat, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.